Menurut Zuniyanto dari Pecinta Alam Jogokerso sekaligus pengelola Posong, nama Posong berasal dari istilah “pos sing kosong” (pos yang sudah kosong).
Kisah ini dikaitkan dengan perang Pangeran Diponegoro melawan Belanda. Saat pasukan Diponegoro terdesak di wilayah Magelang dan Temanggung, mereka mendirikan beberapa pos gerilya di lereng gunung, termasuk di lereng Gunung Sindoro, tepatnya di atas Desa Tlahab.
Ketika Belanda menyerang dan mengepung pos tersebut, ternyata pasukan Diponegoro sudah meninggalkannya. Karena yang ditemukan hanya pos yang kosong, masyarakat kemudian menyebut tempat itu sebagai Posong.
Sumber : kabarjinggan.blogspot.com
S
Smart Government (Pemerintah Cerdas)
Smart City Temanggung
DPMPTSP